⛅ Pada Lafal Israil Terdapat Hukum Bacaan Mad

Dikutipdari laman Lafal Quran, kata shilah menurut bahasa artinya hubungan, sedangkan qashirah artinya pendek. Oleh karena itu, yang disebut Mad Silah Qasirah menurut istilah adalah bacaan yang dibaca panjang karena ada Ha' Dhomir sebelumnya bertemu huruf yang berharakat dan dibaca pendek karena ada Ha' Dhamir yang dihubungkan dengan huruf sukun atau tasydid. 20Questions Show answers. Pada lafal إِسْرَائِيلَ terdapat hukum bacaan Mad. Asal kata kerja dari kata Ihsan adalah. Berikut adalah perintah Allah Swt, yang tercantum dalam Q.S Al-Baqarah, 2:83, kecuali. Arti lafal لَا تَعْبُدُوْنَ اِلَّا اللّٰهَ dalam Q.S Al-Baqarah, 2: 83 artinya. 24Maret 2022 01:01. Pertanyaan. Pada lafal وَاخْتِلَافِ hukum bacaan Mad'i Jaizmempunyai arti boleh dan munfashil berarti terpisah. Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi ini adalah mad yang terjadi jika ada Mad Thobi bertemu dengan huruf mati atau sukun. Pengertian Lafadz Jalalah Secara bahasa Lafadz Jalalah terdiri dari dua kata yaitu Lafadz dan Jalalah. Bagaimana hukum bacaan dan contohnya. Jakarta- . Dalam membaca ayat Al-Qur'an terdapat panjang pendeknya bunyi huruf. Mengetahui hukum bacaan mad sangat penting bagi pembaca ayat Al-Qur'an (qari). Jika kita salah dalam membaca panjang atau pendek (mad) suatu kata atau ayat dalam Al-Qur'an, maka kita akan salah dalam memberikan makna atau arti dari yang kita baca. . Jakarta - Ketika membaca Al-Qur'an, seorang muslim tentu haruslah memperhatikan sejumlah ketentuan, dan tak bisa semena-mena dalam melafalkannya. Misal saja terdapat hukum bacaan mad, yang berfokus pada panjang pendeknya bacaan pada kalimat-kalimat Arab dalam Al-Qur' dalam buku Dasar-dasar Ilmu Tajwid oleh Marzuki & Sun Choiril Ummah, artinya memanjangkan atau tambah. Menurut istilah, mad adalah memanjangkan suara dengan suatu huruf di antara huruf-huruf mad atau layyin ketika bertemu dengan hamzah atau sukun atau karena adanya bahwa huruf hijaiyah yang dilafalkan panjang bacaannya, ada tiga jenisHuruf wawu sukun وْ, terletak setelah huruf yang berharakat dhammah sebelumnya ـُـ.Huruf ya' sukun يْ, yang berada sesudah huruf yang berharakat kasrah ـِـ.Huruf alif ا, ada setelah huruf yang berharakat fathah sebelumnya ـَـ.Untuk melafalkan huruf-huruf yang bertemu dengan ketetapan seperti di atas, maka umat muslim wajib membacanya dengan panjang yang berbeda-beda, lantaran hukum bacaan mad yang terdiri dari beberapa macamnya. Masih dari buku Dasar-dasar Ilmu Tajwid, hukum bacaan mad terbagi menjadi dua; mad thabi'i dan mad far' Thabi'iKetentuan mad jenis ini bersifat umum, seperti bila huruf alif ا bertemu fathah ـَـ, bila huruf ya' mati يْ bertemu kasrah ـِـ dan bila huruf wawu sukun وْ bertemu dhammah ـُـ, maka cara pelafalannya dengan dipanjangkan sebanyak dua harakat tempo.Contoh QS An-Nas ayat 5 فِيْ صُدُوْرِ ,QS An-Nas ayat 4 مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ,QS An-Nas ayat 1 قُلْ اَعُوْذُMad Far'iFar'i artinya cabang. Jadi maksudnya mad far'i di sini adalah semua bacaan mad kecuali mad thabi'i. Adapun mad far'i terbagi kembali menjadi empat belas jenis, berikut macamnya- Mad wajib muttashil, yakni ketentuan mad thabi'i yang dengan huruf hamzah ء dalam satu kata. Dan cara bacanya dengan dipanjangkan sebanyak lima harakat. Contoh QS Quraisy ayat 2 رِحْلَةَ الشِّتَاۤءِ- Mad jaiz munfasil, yaitu ketetapan mad thabi'i yang bertemu dengan huruf hamzah ء, dan dalam kata yang terpisah. Panjang bacaannya sebanyak lima harakat. Contoh QS Quraisy ayat 4 الَّذِيْٓ اَطْعَمَهُمْ- Mad lazim mutsaqal kilmi, manakala ketentuan mad thabi'i bertemu dengan huruf bertasydid ـّـ dalam satu kata. Cara bacanya dengan panjang enam harakat. Contoh QS Al-Fatihah ayat 7 وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ- Mad lazim mukhaffaf kilmi, bila ketentuan mad thabi'i bertemu dengan huruf bersukun tetapi bukan di akhir kata, dan panjang bacaannya sebanyak enam harakat. Adapun contoh mad satu ini, hanya ada satu lafaz dalam Al-Qur'an, yakni pada Surat Yunus ayat 91 - اٰۤلْـٰٔنَ- Mad farqu, dimana bertemunya dua hamzah, yaitu hamzah istifham untuk bertanya dan hamzah washal pada alif lam ma'rifah ال. Dan bacaannya dipanjangkan hingga enam harakat. Contoh QS Al-An'am ayat 143 قُلْ ءٰۤالذَّكَرَيْنِ- Mad lazim mutsaqal harfi, adalah bacaan yang terletak pada penggalan huruf di awal atau pembuka surat Al-Qur'an. Terdapat delapan hurufnya, yakni huruf nun ن, huruf qaf ق, huruf shad ص, huruf ain ع, huruf sin س, huruf lam ل, huruf kaf ك, dan huruf mim م.Panjang bacaan untuk mad lazim mutsaqal harfi sampai enam harakat, dengan contoh pada salah satu ayat Al-Qur'an pada Surat Al-Baqarah ayat 1 - الۤمّۤMad lazim mukhaffaf harfi, seperti mad lazim mutsaqal harfi yang terletak pada awal surat, tetapi bedanya ada di jenis hurufnya yang berjumlah enam; huruf ha ح, huruf ya' ي, huruf tha' ط, huruf alif ا, huruf Ha ه, dan huruf ra' ر.Adapun cara bacanya juga berbeda, yakni hanya sepanjang dua harakat saja. Contoh QS Yunus ayat 1 الۤرٰ- Mad arid lissukun, yaitu mad thabi'i yang bertemu dengan huruf yang dimatikan sebab waqaf tanda berhenti, sehingga panjang bacaannya sampai enam harakat yang lebih utama atau bisa dua harakat. Contoh QS Al-Fiil ayat 1 بِاَصْحٰبِ الْفِيْلِ- Mad badal, yakni mad yang asalnya dari penggantian huruf hamzah sukun ءْ dengan huruf alif ا, atau ya' ي, atau wawu و, disesuaikan dengan harakat huruf sebelumnya, seperti ketentuan pada mad thabi'i. Sementara cara bacanya dengan dipanjangkan sebanyak dua harakat. Contoh QS Ali Imran ayat 186 اُوْتُوا- Mad iwadh, terjadi sebab penggantian harakat fathahtain ـًـ menjadi alif seperti mad thabi'i karena diberhentikan waqafkan, dan panjang bacaannya sebanyak dua harakat. Contoh QS An-Nisa ayat 1 كَثِيْرًا وَّنِسَاۤءً- Mad tamkin, terjadi saat berkumpulnya dua huruf ya'. Di mana huruf ya' pertamanya berharakat tasydid ـّـ juga kasrah ـِـ, sementara huruf ya' yang kedua berharakat sukun ـْـ. Panjang bacaannya sejumlah dua harakat. Contoh QS Al-Baqarah ayat 61 النَّبِيّٖنَ- Mad layyin, apabila huruf wawu sukun وْ atau ya' sukun يْ terletak setelah huruf yang berharakat fathah ـَـ dan bertemu huruf hidup yang diwaqafkan. Cara bacanya bisa dipajangkan dua harakat, empat harakat, dan enam harakat. Contoh QS Quraisy ayat 4 مِّنْ خَوْفٍ- Mad shilah qashirah, bila ada huruf ha dhamir ه yang huruf sebelumnya hidup berharakat, sehingga panjang bacaannya sebanyak satu alif dua harakat/dua tempo. Contoh QS Al-Qariah ayat 9 فَاُمُّهٗ- Mad shilah thawilah, jika ha dhamir ه bertemu dengan huruf hamzah yang berharakat setelahnya, dan panjang bacaannya sampai lima harakat. Contoh QS Al-Baqarah ayat 255 عِنْدَهٗٓ اِلَّاSimak Video "Melihat Khusyuknya Siswa Tunanetra di Majalengka Baca Al-Qur'an Braille" [GambasVideo 20detik] lus/lus - Salah satu bahasan penting dalam ilmu tajwid adalah hukum bacaan mad. Konsep ini penting dipahami agar tidak keliru membaca Al-Quran. Jika bacaan Al-Quran tidak sesuai kaidah tajwid, serta tidak menerapkan bacaan mad, makna ayat Al-Quran akan melenceng dan tidak sesuai lagi. Kewajiban membaca Al-Quran sesuai kaidah tajwid tergambar dalam firman Allah SWT pada surah Al-Muzzammil ayat 4 sebagai berikut " ... Dan bacalah Alquran itu dengan perlahan-lahan,” QS. Al-Muzzammil [73] 4. Berdasarkan ayat tersebut, ulama ahli qiraat dari mazhab Syafi'i, Ibnu Al-Jazari menyatakan bahwa membaca Al-Quran dengan tajwid hukumnya wajib. Orang yang membaca Al-Quran tanpa kaidah tajwid dianggap berdosa sebab Allah SWT menurunkan Al-Quran dengan tajwidnya. Salah satu bahasan mendasar dalam ilmu tajwid adalah tentang konsep-konsep mad. Dalam bahasa Arab, mad المد artinya memanjangkan. Istilahnya adalah memanjangkan suara ketika mengucapkan huruf-huruf mad. Dengan kata lain, pembaca Al-Quran memanjangkan bunyi huruf atau bacaannya karena di dalam ayat tersebut terdapat salah satu huruf mad. Macam-Macam Huruf Mad Secara umum, huruf mad terbagi menjadi dua, yaitu mad asli atau mad thabi'i dan mad far'i. Penjelasan mengenai dua macam mad tersebut adalah sebagai berikut. Pertama, mad asli atau mad thabi'iMad thabi'i adalah bacaan ayat ketika terdapat harakat fathah diikuti dengan alif, atau harakat kasrah diiringi dengan huruf ya sukun, dan harakat dammah yang diikuti dengan huruf waw sukun. Cara membaca mad asli atau mad thabi'i adalah dengan panjang 2 harakat. Contoh bacaannya adalah sebagai berikut. كتَا بٌ - يَقُوْلُ - سمِيْعٌ Bacaan latinnya "Kitaabun - Yaquulu - Samii'un"Kedua, mad far'i atau mad turunan bukan mad asli Jenis kedua dari hukum bacaan mad adalah mad far'i. Pengertiannya adalah seluruh mad yang tidak termasuk mad thabi'i namun masih berasal dari mad asli tersebut. Dalam bahasa Arab, mad far'i artinya mad cabang atau turunan dari mad thabi'i. Jenis-Jenis Mad Far'i Mad far'i terbagi menjadi banyak jenis, mulai dari mad wajib muttasil, mad jaiz munfasil, mad lin, mad badal, mad tamkin, mad 'iwadh, mad arid lissukun, dan sebagainya. Penjelasan mengenai macam-macam mad far'i adalah sebagai Mad Wajib MuttasilApabila mad asli atau mad thabi'i bertemu dengan huruf hamzah dalam satu kata, kondisi itu dapat dikategorikan sebagai mad wajib muttasil. Cara membaca mad wajib muttasil adalah dengan dipanjangkan menjadi 4-5 harakat. Contoh kata atau kalimat dengan mad wajib muttasil adalah sebagai berikut سَوَآءٌ - جَآءَ Bacaan latinnya Sawaaun - Jaa a 2. Mad Jaiz MunfasilSelanjutnya, jika mad asli atau mad thabi'i bertemu dengan hamzah dalam dua kata, hukum tajwidnya dikenal sebagai mad jaiz membaca mad jaiz munfasil adalah dengan dipanjangkan sebanyak 4-5 harakat. Contoh kata atau kalimat dengan mad jaiz munfasil adalah sebagai berikut. بِما أُنْزِلَ إِلَيْكَ Bacaan latinnya "Bimaa unzila ilaika"3. Mad Lin atau Mad LayyinKetika berada di akhir kalimat, ada huruf berharakat fathah dan dammah bertemu dengan huruf ya ي atau waw و bertanda sukun, kemudian di depannya lagi ada satu huruf lagi yang dimatikan karena waqaf berhenti, hukum tajwidnya dikenal sebagai mad lin atau mad digarisbawahi, mad lin hanya terjadi dalam kondisi waqaf atau berhenti. Cara membaca mad lin adalah dengan dipanjangkan sebanyak 2, 4, atau 6 harakat. Pembaca Al-Quran juga dapat memilih antara 2, 4, atau 6 harakat. Namun, jika sudah memilih salah satu, pilihan itu harus konsisten apabila menemukan bacaan serupa hingga akhir tilawah. Contoh kata atau kalimat dengan mad lin atau mad layyin adalah sebagai berikut رَيْبٌ Bacaan latinnya Roiib dan خَوْفٌ Khouuf. 4. Mad BadalMad badal terjadi ketika hamzah ء bertemu dengan huruf-huruf mad dalam satu kata. Cara membacanya adalah dengan dipanjangkan sebanyak 2 harakat. Contoh kata atau kalimat dengan mad badal adalah sebagai berikut. قَالَ يَا آدَمُ أَنبِئْهُم بِأَسْمَائِهِمْ Bacaan latinnya "Qaala yaa adama anbikhum bi asmaaihim .. "5. Mad TamkinMad Tamkin adalah mad pada huruf ya ي yang bertasydid dan juga berkasrah ي. Cara membaca mad tamkin adalah dengan panjang 2 harakat. Contoh kata atau kalimat dengan mad tamkin adalah sebagai berikut حُييتم Bacaan latinnya Huyayytum dan النبيين An-nabiyyiin. 6. Mad 'IwadhKetika akan waqaf atau berhenti pada huruf tanwin fathatain, hukum tajwidnya adalah mad 'iwadh. Sebagai pengecualian, mad 'iwadh tidak terjadi pada huruf ta' membaca mad 'iwadh adalah tanwin an dihilangkan dan dibaca seperti fathah biasa bunyi a dengan panjang 2 harakat. Contoh kata atau kalimat dengan mad 'iwadh adalah sebagai berikut أجراً عظيماً Bacaan latinnya Ajron 'adzhimaa dan عفواً غفوراً Afwan ghafuraa. 7. Mad Arid LissukunMad arid lissukun terjadi ketika berhenti di akhir ayat waqaf sehingga mematikan huruf terakhir, sedangkan sebelum huruf yang dimatikan terdapat mad asli atau mad thabi' membaca mad arid lissukun adalah dengan panjang 2, 4, atau 6 rakaat. Contoh kata atau kalimat dengan mad arid lissukun adalah sebagai berikut بَصِيْرٌ Bacaan latinnya Basiir, خَالِدُوْنَ Kholiduun النَّاسِ An-naas سَمِيْعٌ Samii'. 8. Mad FarqMad farq terjadi ketika ada pertemuan antara mad badal dan huruf yang bertasydid. Bacaan mad farq dilafalkan dengan panjang 6 mad farq karena untuk membedakan bahawa hamzah tersebut adalah hamzah ءَ untuk bertanya "Apakah?" dalam bahasa Arab. Dengan demikian, nama lain dari mad farq adalah mad istifham atau mad pertanyaan. Contoh kata atau kalimat dengan mad farq adalah sebagai berikut. ثَمَٰنِيَةَ أَزْوَٰجٍ ۖ مِّنَ ٱلضَّأْنِ ٱثْنَيْنِ وَمِنَ ٱلْمَعْزِ ٱثْنَيْنِ ۗ قُلْ ءَآلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ ٱلْأُنثَيَيْنِ أَمَّا ٱشْتَمَلَتْ عَلَيْهِ أَرْحَامُ ٱلْأُنثَيَيْنِ ۖ نَبِّـُٔونِى بِعِلْمٍ إِن كُنتُمْ صَٰدِقِينَ Bacaan latinnya "Tsamāniyata azwāj, minaḍ-ḍa`niṡnaini wa minal-ma'ziṡnaīn, qul āż-żakaraini ḥarrama amil-unṡayaini ammasytamalat 'alaihi ar-ḥāmul-unṡayaīn, nabbi`ụnī bi'ilmin ing kuntum ṣādiqīn," QS. Al-An'am [6] 143. 9. Mad Silah QasirahMad silah qasirah adalah mad yang terjadi apabila “huruf ha dhamir” kata ganti berada di antara dua huruf yang berbaris bukan huruf mati. Cara membaca mad silah qasirah adalah dengan panjang 2 harakat. Contoh kata atau kalimat dengan mad silah qasirah adalah sebagai berikut. اِنَّهُ كَانَ ﻻَشَرِيْك لَهُ Bacaan latinnya "Innahu kaana laa syariika lahh" 10. Mad Silah TawilahMad silah tawilah terjadi ketika kata ganti "huruf ha damir" bertemu huruf hamzah. Cara membaca mad silah tawilah adalah dengan panjang 4-5 harakat. Contoh kata atau kalimat dengan mad silah tawilah adalah sebagai berikut وله أجر Bacaan latinnya Walahuuu ajrun dan به أحداً Bihiii ahadan. 11. Mad Lazim Mutsaqqal KilmiMad lazim mutsaqqal kilmi terjadi ketika mad asli bertemu dengan huruf bertasydid dalam satu kata. Cara membaca mad lazim mutsaqqal kilmi adalah dengan sepanjang 6 harakat. Contoh kata atau kalimat dengan mad lazim mutsaqqal kilmi adalah sebagai berikut ولا الضآلّين Bacaan latinnya Walad dhaalliiin, الحآقّة Al-haaqqaah, dan دابّة Daabbaah. 12. Mad Lazim Mukhaffaf KalimiMad lazim mukhaffaf kalimi terjadi ketika huruf mad bertemu dengan huruf yang berbaris sukun dalam satu kata. Dalam Al-Quran, hanya terdapat dua mad lazim mukhaffaf kalimi, yaitu pada surah Yunus ayat 51 dan 91 sebagai berikut أَثُمَّ إِذَا مَا وَقَعَ ءَامَنتُم بِهِۦٓ ۚ ءَآلْـَٰٔنَ وَقَدْ كُنتُم بِهِۦ تَسْتَعْجِلُونَ Bacaan latinnya "A tsumma iżā mā waqa'a āmantum bih, āl-āna waqad kuntum bihī tasta'jiluun," QS. Yunus [10] 51 ءَآلْـَٰٔنَ وَقَدْ عَصَيْتَ قَبْلُ وَكُنتَ مِنَ ٱلْمُفْسِدِينَ Bacaan latinnya "Al-āna wa qad 'aṣaita qablu wa kunta minal-mufsidīn," QS. Yunus [10] 91. 13. Mad Lazim Mutsaqqal HarfiMad lazim mutsaqqal harfi adalah mad yang terdapat pada huruf-huruf tertentu yang dieja di permulaan surah. Cara membaca mad lazim mutsaqqal harfi adalah dengan sepanjang 6 harakat. Contoh mad lazim mutsaqqal harfi adalah sebagai berikut آلم Bacaan latinnya Alif laam miiim dan طسم Tha siin miim 14. Mad Lazim Mukhaffaf HarfiMad lazim mukhaffaf harfi terjadi ketika membaca huruf-huruf tunggal yang terdapat pada permulaan surah-surah dalam Al-Quran. Cara membaca mad lazim mukhaffaf harfi adalah dengan panjang 6 harakat, tidak disertai idgam, kecuali huruf ain ع yang boleh dibaca 4/6 harakat. Contoh mad lazim mukhaffaf harfi adalah sebagai berikut ن والقلم Bacaan latinnya Nuun, wal qalami ... , ق والقرآن Qaaf, Wal qurani .. , المص Alif laaam shaad.Baca juga Hukum Bacaan Ra Tafkhim & Tarqiq Beserta Contoh dan Pengertiannya Qalqalah Kubra dan Qalqalah Sugra Contoh, Huruf, & Hukum Bacaannya - Pendidikan Penulis Abdul HadiEditor Addi M Idhom Jakarta - Mad dikenal sebagai salah satu hukum bacaan ilmu tajwid yang berfokus pada panjang pendeknya kalimat Arab dalam Al-Qur'an. Simak 15 hukumnya!Rois Mahfud dalam buku Pelajaran Ilmu Tajwid mengartikan "mad" secara bahasa, yakni memanjangkan, atau panjang, atau tambah. Sementara menurut istilah, "mad" adalah membaca panjang huruf hijaiyah di dalam Al-Qur'an sebab bertemu satu di antara tiga huruf mad, yaitu wawu sukun وْ, ya' sukun يْ, dan alif ا.Bacaan panjang yang ditimbulkan hukum mad ini memiliki ketentuan dasar, menukil buku Dasar-dasar Ilmu Tajwid oleh Marzuki & Sun Choiril Ummah sebagai berikut 1 Dibaca panjang apabila huruf alif ا terdapat setelah huruf yang berharakat fathah sebelumnya ـَـ.2 Dibaca panjang jika huruf wawu sukun وْ berada setelah huruf yang berharakat dhammah sebelumnya ـُـ.3 Dibaca panjang bila huruf ya' sukun يْ terletak sesudah huruf yang berharakat kasrah ـِـ.Untuk mengetahui seberapa panjang kalimat Arab dapat dilafalkan, ilmu tajwid membagi hukum bacaan mad menjadi beberapa bagian. Serta masing-masing hukumnya dipengaruhi dengan sejumlah kondisi yang Hukum Bacaan MadSecara garis besar, hukum bacaan mad terbagi menjadi dua cabang; mad thabi'i & mad far'i. Adapun mad far'i punya sejumlah hukum turunannya lagi. Berikut mengenai pembagian hukum bacaan mad yang dilansir dari buku Pelajaran Ilmu Thabi'iHukum satu ini mengikuti ketentuan dasar bacaan mad, yakni apabila huruf alif ا terletak sesudah fathah ـَـ, jika huruf ya' mati يْ setelah harakat kasrah ـِـ dan bila huruf wawu sukun وْ berada sesudah dhammah ـُـ, maka cara pelafalannya dengan dipanjangkan sebanyak dua harakat tempo. Huruf alif ا terletak sesudah fathah ـَـبَا ، وَا ، خَا ، دَاBacaan dari kanan ke kiri baa-waa-khaa-daaContoh QS An-Nas ayat 4 مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِHuruf ya' sukun يْ setelah harakat kasrah ـِـليْ ، تِيْ ، فِيْ , دِيْBacaan dari kanan ke kiri lii-tii-fii-diiContoh QS An-Nas ayat 5 فِيْ صُدُوْرِHuruf wawu sukun وْ berada sesudah dhammah ـُـرُوْ ، ذُوْ ، شُوْ ، ضُوْBacaan dari kanan ke kiri ruu-dzuu-syuu-dhuuContoh QS An-Nas ayat 1 قُلْ اَعُوْذُMad Far'i"Far'i" berarti cabang. Jenis mad satu ini terbagi lagi menjadi 14 hukumMad Wajib MuttashilApabila ada ketentuan mad thabi'i yang bertemu dengan hamzah ء dalam satu kalimat atau katanya. Cara bacanya dengan dipanjangkan lima harakat. Contoh QS Al-Baqarah ayat 6 سَوَاۤءٌ عَلَيْهِمْMad Jaiz MunfasilApabila ada ketetapan mad thabi'i yang bertemu dengan huruf hamzah ء dalam kata atau kalimat yang terpisah. Panjang bacaannya sebanyak lima harakat. Contoh QS Al-Baqarah ayat 12 اَلَآ اِنَّهُمْMad Lazim Mutsaqal KilmiApabila ketentuan mad thabi'i bertemu dengan huruf bertasydid ـّـ dalam satu kata. Cara bacanya dengan panjang enam harakat. Contoh QS Al-Fatihah ayat 7 وَلَا الضَّاۤلِّيْنَMad Lazim Mukhaffaf KilmiApabila ketentuan mad thabi'i bertemu dengan huruf bersukun, tetapi bukan di akhir kata, dan panjang bacaannya sebanyak enam harakat. Contoh Surat Yunus ayat 91 اٰۤلْـٰٔنَMad LayyinApabila ya' sukun يْ atau wawu sukun وْ terletak setelah huruf yang berharakat fathah ـَـ dan bertemu huruf hidup yang diwaqafkan. Cara bacanya bisa dipajangkan dua harakat, empat harakat, dan enam harakat. Contoh QS Quraisy ayat 4 مِّنْ خَوْفٍMad Arid LissukunApabila ada waqaf atau tempat pemberhentian bacaan, sementara sebelum waqaf terdapat ketentuan mad thabi'i dan mad layyin, sehingga panjang bacaannya bisa dua hingga enam harakat yang lebih utama. Contoh QS Al-Fiil ayat 1 بِاَصْحٰبِ الْفِيْلِMad Shilah QashirahAbila ada huruf ha dhamir ه yang huruf sebelumnya hidup berharakat, sehingga panjang bacaannya sebanyak satu alif dua harakat/dua tempo. Contoh QS Al-Qariah ayat 9 فَاُمُّهٗMad Shilah ThawilahApabila ha dhamir ه bertemu dengan huruf hamzah yang berharakat setelahnya, dan panjang bacaannya sampai lima harakat. Contoh QS Al-Baqarah ayat 255 عِنْدَهٗٓ اِلَّاMad IwadhApabila ada harakat fathahtain ـًـ yang terletak pada tempat pemberhentian waqaf di akhir kalimatnya. Maka panjang bacaannya sebanyak dua harakat. Contoh QS An-Nisa ayat 1 كَثِيْرًا وَّنِسَاۤءًMad BadalApabila ada hamzah bertemu dengan ketentuan mad, maka cara bacanya seperti mad thabi'i, yakni dipanjangkan sebanyak dua tempo harakat. Contoh QS Ali Imran ayat 186 اُوْتُواMad Lazim Harfi MukhaffafApabila ada huruf yang enam; huruf ha ح, huruf ya' ي, huruf tha' ط, huruf alif ا, huruf Ha ه, dan huruf ra' ر di awal surat yang terdiri dari satu atau beberapa huruf yang terletak pada awal surat. Cara bacanya hanya sepanjang dua harakat saja. Contoh QS Yunus ayat 1 الۤرٰMad Lazim Harfi MutsaqalSama dengan mad lazim harfi mukhaffaf yang berada di permulaan surat, tetapi bedanya terdapat delapan huruf; huruf nun ن, huruf qaf ق, huruf shad ص, huruf ain ع, huruf sin س, huruf lam ل, huruf kaf ك, dan huruf mim م.Panjang bacaan untuk mad lazim mutsaqal harfi sampai enam harakat, dengan contoh pada salah satu ayat Al-Qur'an pada Surat Al-Qalam ayat 1 - نۤMad TamkinApabila berkumpulnya dua huruf ya'. Di mana huruf ya' pertamanya berharakat tasydid ـّـ juga kasrah ـِـ, sementara huruf ya' yang kedua berharakat sukun ـْـ. Panjang bacaannya sejumlah dua harakat. Contoh QS Al-Baqarah ayat 61 النَّبِيّٖنَMad Farqu,Apabila dua hamzah bertemu, yaitu hamzah istifham untuk bertanya dan hamzah washal pada alif lam ma'rifah ال. Dan bacaannya dipanjangkan hingga enam harakat. Contoh QS Al-An'am ayat 143 قُلْ ءٰۤالذَّكَرَيْنِItulah ke-15 hukum bacaan mad beserta penjelasan dan masing-masing contohnya, semoga bermanfaat!Simak Video "Chris Hemsworth Bakal Bintangi Prekuel 'Mad Max Fury Road'" [GambasVideo 20detik] lus/lus

pada lafal israil terdapat hukum bacaan mad